Wednesday, August 20, 2025

Merespon Undangan Tuhan

Merespon Undangan Tuhan

(Matius 22:1-14)

Oleh: Pdt. Nelson Sembiring, M.Th.



1.     Apakah maksud dari Undangan Tuhan?

Undangan Tuhan adalah panggilan dari Tuhan kepada manusia untuk menjadi penghuni Kerajaan Sorga (ay. 2). Yesus menggunakan suatu perumpamaan perjamuan kawin seorang anak raja.


2.     Bagaimanakah cara Tuhan  mengundang manusia?

a.       Ia menyuruh hamba-hambanya untuk memanggil orang-orang yang telah menerima undangan (ay. 3). Bahwa Tuhan telah mengutus para nabi dalam Perjanjian Lama kepada bangsa Israel untuk membawa mereka ke rumah Tuhan.

b.      Ia menyuruh hamba-hambanya untuk memanggil orang-orang yang telah menerima undangan  (ay. 4). Bahwa Tuhan telah mengutus para rasul dalam Perjanjian Baru kepada orang-orang Yahudi untuk membawa mereka kepada kasih Tuhan. Bahkan Yesus sendiri datang mengundang: “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Mat. 11:28).

c.       Ia menyuruh hamba-hambanya yang lain memanggil setiap orang yang dijumpai di jalan (ay. 9). Bahwa Tuhan telah mengutus Rasul Paulus kepada bangsa-bangsa non Yahudi (Kis. 9:15) agar mengenal kasih Tuhan. Bahkan pada masa kini  Tuhan mengutus orang-orang percaya (para misionaris, pendeta, penginjil) untuk membawa manusia kepada kasih Tuhan. Tuhan mengutus Liman, Munson dan Nomensen ke Tanah Batak, Bunda Teresa ke Calcutta, India, dll.


3.     Respon manusia terhadap Undangan Tuhan?

a.       Tidak mau datang memenuhi undangan Tuhan (ay. 3b). Orang-orang Israel sering sekali berpaling dari kasih Tuhan. Nabi Yesaya berkata: Mereka meninggalkan TUHAN, menista Yang Mahakudus, Allah Israel, dan berpaling membelakangi Dia (Yes. 1:4)

b.      Tidak mengindahkan undangan Tuhan (ay. 5a). Orang-orang Yahudi menolak kedatangan Yesus, padahal mereka tahu bahwa kelahiran Yesus telah dinubuatkan dalam Perjanjian Lama. Matius dengan tegas mengatakan: Inilah silsilah Yesus Kristus anak Daud anak Abraham (Mat. 1:1), tetapi orang Yahudi menolak bahkan menyalibkanNya.

c.       Memilih melakukan pekerjaan lain (ay. 5b-6).

·      Orang lebih memilih hal-hal duniawi dari pada hal rohani. Pergi ke ladangnya dan mengurus usahanya.

·      Menentang bahkan menyiksa pemberita undangan Tuhan. Rasul Paulus dipenjarakan, Stefanus dirajam, Liman dan Munson di bunuh bahkan dimakan orang Batak. Di masa kini banyak hamba Tuhan menerima intimidasi saat memberitakan firman Tuhan.

d.      Menghadiri undangan tapi tidak fokus (ay. 11). Bahwa ada seorang tamu yang hadir tanpa pakaian pesta. Tentu yang dimaksud bukan pakaian secara jasmani, tetapi pakaian secara rohani. Bahwa banyak yang datang beribadah ke rumah Tuhan, tetapi hatinya jauh dari Tuhan serta masih mengenakan pakaian lama (cara hidup yang lama).


4.     Akibat respon yang salah dengan undangan Tuhan.

a.       Tuhan murka kepada yang tidak peduli dengan undangan Tuhan (ay. 7).

Tuhan menghancurkan kota Sodom dan Gomora saat utusan Tuhan di usir dan diperlakukan kasar. Yesus lebih sabar dan berkata: Biarkanlah lalang itu tumbuh bersama dengan gandum sampai musim penuaian tiba. Kumpulkanlah lalang itu untuk dibakar dan masukkan gandum ke dalam lumbung (Mat. 13:30).  

b.      Tuhan menghukum orang yang datang tapi tak fokus pada Tuhan (ay. 13). Bahwa orang yang hanya sekedar beribadah tapi tak sungguh-sungguh mencari Tuhan takkan mendapat bagian dalam Kerajaan Sorga. Yesus berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan! (Mat. 7:23).