Merespon Undangan Tuhan
(Matius 22:1-14)
Oleh: Pdt. Nelson
Sembiring, M.Th.
1.
Apakah
maksud dari Undangan Tuhan?
Undangan Tuhan
adalah panggilan dari Tuhan kepada manusia untuk menjadi penghuni Kerajaan
Sorga (ay. 2). Yesus menggunakan suatu perumpamaan perjamuan kawin seorang anak
raja.
2. Bagaimanakah cara Tuhan mengundang manusia?
a.
Ia menyuruh hamba-hambanya untuk memanggil orang-orang yang
telah menerima undangan (ay. 3). Bahwa Tuhan
telah mengutus para nabi dalam Perjanjian Lama kepada bangsa Israel untuk
membawa mereka ke rumah Tuhan.
b.
Ia menyuruh hamba-hambanya untuk memanggil orang-orang yang
telah menerima undangan (ay. 4). Bahwa Tuhan telah mengutus para rasul dalam Perjanjian Baru kepada
orang-orang Yahudi untuk membawa mereka kepada kasih Tuhan. Bahkan Yesus
sendiri datang mengundang: “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan
berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Mat. 11:28).
c.
Ia menyuruh hamba-hambanya yang lain memanggil setiap orang yang
dijumpai di jalan (ay. 9). Bahwa Tuhan telah mengutus Rasul
Paulus kepada bangsa-bangsa non Yahudi (Kis. 9:15) agar mengenal kasih Tuhan.
Bahkan pada masa kini Tuhan mengutus orang-orang
percaya (para misionaris, pendeta, penginjil) untuk membawa manusia kepada kasih
Tuhan. Tuhan mengutus Liman, Munson dan Nomensen ke Tanah Batak, Bunda Teresa
ke Calcutta, India, dll.
3.
Respon
manusia terhadap Undangan Tuhan?
a.
Tidak mau datang memenuhi undangan Tuhan (ay. 3b). Orang-orang Israel sering sekali berpaling dari kasih Tuhan. Nabi Yesaya
berkata: Mereka meninggalkan TUHAN, menista Yang Mahakudus, Allah Israel, dan
berpaling membelakangi Dia (Yes. 1:4)
b.
Tidak mengindahkan undangan Tuhan (ay. 5a). Orang-orang Yahudi menolak kedatangan Yesus, padahal mereka tahu bahwa
kelahiran Yesus telah dinubuatkan dalam Perjanjian Lama. Matius dengan tegas
mengatakan: Inilah silsilah Yesus Kristus anak Daud anak Abraham (Mat. 1:1),
tetapi orang Yahudi menolak bahkan menyalibkanNya.
c. Memilih
melakukan pekerjaan lain (ay. 5b-6).
·
Orang lebih memilih hal-hal duniawi dari pada
hal rohani. Pergi ke ladangnya dan mengurus usahanya.
·
Menentang bahkan menyiksa pemberita undangan
Tuhan. Rasul Paulus dipenjarakan, Stefanus dirajam, Liman dan Munson di bunuh
bahkan dimakan orang Batak. Di masa kini banyak hamba Tuhan menerima intimidasi
saat memberitakan firman Tuhan.
d.
Menghadiri undangan tapi tidak fokus (ay. 11). Bahwa ada seorang tamu yang hadir tanpa pakaian pesta. Tentu yang
dimaksud bukan pakaian secara jasmani, tetapi pakaian secara rohani. Bahwa
banyak yang datang beribadah ke rumah Tuhan, tetapi hatinya jauh dari Tuhan
serta masih mengenakan pakaian lama (cara hidup yang lama).
4.
Akibat
respon yang salah dengan undangan Tuhan.
a.
Tuhan murka kepada yang tidak peduli dengan undangan Tuhan (ay.
7).
Tuhan menghancurkan kota Sodom dan Gomora saat utusan Tuhan di usir dan
diperlakukan kasar. Yesus lebih sabar dan berkata: Biarkanlah lalang itu tumbuh
bersama dengan gandum sampai musim penuaian tiba. Kumpulkanlah lalang itu untuk
dibakar dan masukkan gandum ke dalam lumbung (Mat. 13:30).
b. Tuhan
menghukum orang yang datang tapi tak fokus pada Tuhan (ay. 13). Bahwa orang yang hanya sekedar beribadah tapi tak sungguh-sungguh
mencari Tuhan takkan mendapat bagian dalam Kerajaan Sorga. Yesus berkata: Aku
tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat
kejahatan! (Mat. 7:23).