Apakah
alasan kita berbuat baik kepada orang lain? Apakah yang mendasari perbuatan
baik kita itu? Suatu hari seorang ibu berkata kepada temannya: “Kelewat kali memang si Era itu ya, setiap ada acaranya aku
hadir, bahkan selalu memberi kado/amplop, setiap ada acara ibadah di rumahnya
aku hadir, saat ia sakit juga kujenguk. Tapi ketika aku buat acara,
jangankan kado/amplop, hadir pun dia tidak".
Betapa
ruginya ibu ini, telah berkorban tenaga, waktu dan harta bagi orang lain dan
akhirnya menyakiti dirinya sendiri.
Jika alasan kita berbuat baik agar suatu ketika dia membalas dengan perbuatan
baik, jika perbuatan baik kita di dasari oleh harapan suatu hari nanti dia akan
bayar dengan perbuatan baik, maka kita akan kecewa suatu hari nanti. Dan
sesungguhnya kita bukan orang baik, tetapi sedang berpura-pura baik saja.
Oleh karena itu, dasar kita berbuat baik harus jelas, karena Tuhan Yesus baik
bagiku. Maka, apapun yang kita perbuat, itu bukan untuk manusia, tetapi untuk DIA
yang sungguh baik. Jika kita berbuat baik oleh karena Tuhan Yesus, maka Tuhan
Yesuslah yang akan membalasnya kepada kita dengan caraNya yang tidak kita duga.
Jangan pernah jemu berbuat baik, walau kadang perbuatan itu tidak dibalas bahkan
diabaikan orang lain, sebab ada yang sedang menghitung perbuatan baik kita dan
akan mengembalikannya pada waktu dan dengan caraNya yang akan membuat kita
terkagum-kagum.
No comments:
Post a Comment