Thema: Mengapa Saya Percaya Kepada Alkitab?
Pendahuluan
Di zaman sekarang banyak orang bertanya:
• “Apakah Alkitab masih relevan?”
• “Bukankah Alkitab hanya tulisan manusia?”
• “Mengapa orang Kristen begitu percaya kepada Alkitab?”
Sebagai orang percaya, kita perlu memiliki dasar iman yang kuat. Kita tidak
percaya kepada Alkitab hanya karena tradisi keluarga atau kebiasaan gereja,
tetapi karena kita mengalami bahwa Alkitab adalah firman Allah yang hidup dan
benar.
Dasar Firman Tuhan
2 Timotius 3:16-17
“Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk
menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam
kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi
untuk setiap perbuatan baik.”
I. Saya
Percaya Kepada Alkitab Karena Alkitab Adalah Firman Allah
Alkitab bukan sekadar buku biasa. Alkitab ditulis oleh sekitar 40 penulis
berbeda dalam rentang waktu ribuan tahun, tetapi memiliki satu tema utama:
keselamatan manusia melalui Yesus Kristus.
2 Petrus 1:20-21
“Sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh
dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.”
Penulis Alkitab berasal dari latar belakang berbeda: gembala, nelayan, raja,
nabi, tabib, pemungut cukai. Namun isi Alkitab tetap selaras dan tidak saling
bertentangan dalam inti keselamatannya.
Aplikasi:
Sebagai orang percaya, kita harus membaca Alkitab dengan rasa hormat, karena
saat membaca Alkitab, kita sedang mendengar suara Tuhan.
II. Saya
Percaya Kepada Alkitab Karena Alkitab Mengubah Hidup
Banyak buku memberikan pengetahuan, tetapi Alkitab memberikan perubahan hidup.
Firman Tuhan mampu: menguatkan yang lemah, memberi pengharapan, menegur dosa, memulihkan
hati yang hancur, dan membawa keselamatan.
Ibrani 4:12
“Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua
manapun…”
Kesaksian:
“Saya sendiri percaya kepada Alkitab karena firman Tuhan sering menegur,
menguatkan, dan memberi jalan keluar saat menghadapi pergumulan hidup. Ketika
saya bingung atau lemah, firman Tuhan memberi damai dan arah.”
III. Saya Percaya Kepada Alkitab Karena
Nubuatnya Digenapi
Alkitab berisi banyak nubuat yang digenapi secara tepat, khususnya tentang
Yesus Kristus. Contohnya: Yesus lahir di Betlehem, Yesus disalibkan, Yesus
bangkit pada hari ketiga.
Mikha 5:1
“Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata… daripadamu akan bangkit bagi-Ku seorang
yang akan memerintah Israel.” Hal ini membuktikan bahwa Alkitab berasal dari Allah
yang mengetahui masa depan.
IV. Saya Percaya Kepada Alkitab Karena
Yesus Percaya Kepada Alkitab
Yohanes 17:17
“Firman-Mu adalah kebenaran.”
Ketika dicobai iblis, Yesus menjawab dengan firman Tuhan:
“Ada tertulis…”
Jika Yesus hidup berdasarkan firman Tuhan, maka kita pun harus hidup
berdasarkan Alkitab.
V. Saya Percaya Kepada Alkitab Karena
Alkitab Menuntun Kepada Keselamatan
Yohanes 20:31
“Tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa
Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam
nama-Nya.”
Alkitab menunjukkan: siapa manusia, dosa manusia, kasih Allah, dan jalan keselamatan
melalui Yesus.
Penutup
Mengapa saya percaya kepada Alkitab?
1. Alkitab adalah firman Allah.
2. Alkitab mengubah hidup.
3. Nubuat Alkitab digenapi.
4. Yesus sendiri percaya kepada Alkitab.
5. Alkitab menuntun kepada keselamatan.
Yesaya 40:8
“Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap
untuk selama-lamanya.”
Ajakan /
Refleksi
• Apakah kita sudah menjadikan Alkitab sebagai pedoman hidup?
• Apakah kita hanya memiliki Alkitab, atau sungguh membaca dan melakukannya?
• Apakah firman Tuhan masih menjadi suara utama dalam hidup kita?
Doa Penutup
“Tuhan, terima kasih untuk firman-Mu yang hidup dan benar. Tolong kami agar
bukan hanya percaya kepada Alkitab, tetapi juga hidup menurut firman-Mu.
Biarlah firman-Mu menjadi pelita bagi jalan kami dan menuntun kami semakin
dekat kepada Yesus. Amin.”
No comments:
Post a Comment