Monday, October 12, 2026

Pujian Versus Teguran

 

Secara umum orang lebih respon kepada seseorang yang mendukung atau memuji dirinya. Ia akan bahagia saat orang bertepuk tangan untuknya. Perlu diingat: "Nyamuk mati karena tepukan tangan". Kita ingat pada Ciuman Yudas yang begitu baik. "Dan segera ia maju mendapatkan Yesus dan berkata: 'Salam Rabi,' lalu mencium Dia." (Matius 26:49).

Yesus berkata kepada Petrus: 
”Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah (Matius 16:23). Yesus cinta kepada Petrus dan ingin memberikan kunci Kerajaan Sorga kepadanya dan menjadikannya pemimpin umat, sehingga dia harus ditegur keras. Salomo berkata: "Lebih baik teguran yang nyata daripada kasih yang tersembunyi" (Amsal 27:5)

Bersyukurlah jika ada orang yang dipakai oleh Tuhan untuk menegur dan mengingatkan kita tentang kebenaran. Tuhan memakai Natan untuk menegur Daud. Sebab tidak semua orang punya cara, keberanian dan keinginan untuk menyatakannya.Sebagian besar tidak peduli, terkadang orang lebih memilih untuk menjaga perasaan orang dari pada menyatakan kebenaran. 

Tapi perlu dipastikan, bahwa menegur bukan menghakimi. Jangan pernah mendatangi firman Tuhan dengan niat jahat dan menjadikannya sebagai alat untuk menyayat, sebab sesungguhnya firman Tuhan adalah obat.
(Pdt.Nelson Sembiring,M.Th)


No comments:

Post a Comment