Wednesday, February 14, 2024

Iman Yang Taat

 

Thema           : Iman Yang Taat

Nats                : Kej. 12:1-9

Oleh               : Pdt. Nelson Sembiring, S. Pd., M. Th.

 

A.  PENDAHULUAN

Ketika semua situasi dalam keadaan normal (tidak ada masalah) maka mudah bagi seseorang untuk menyatakan iman percayanya kepada Tuhan. Tetapi ketika situasi tidak menentu atau bahkan cenderung ke arah yang yang sulit (krisis), maka rasa khawatir, cemas dan takut sering sekali melampaui mengalahkan keimanan seseorang. Apakah orang yang merasa khawatir, cemas dan takut tersebut bukan orang beriman/percaya? Ada kemungkinan memang ia sebenarnya belum mengakui (menerima) kedaulatan Allah dalam hidupnya. Dengan kata lain memang ia belum menerima keselamatan itu sendiri. Tetapi pada banyak kejadian sesungguhnya bukan karena ia belum percaya, tetapi kurang di dalam penyerahan hidup kepada Tuhan. Dengan kata lain ia sudah percaya namun sering sekali lebih mengandalkan pikiran dan kekuatannya dalam menghadapi segala sesuatu. Iman yang sejati adalah iman yang menuntun orang pada suatu ketaatan akan kebenaran. Bahwa orang yang beriman akan terlihat dari apa yang ia perbuat, sebab iman tanpa perbuatan pada hakekatnya adalah mati (Yak. 2:26)

B.  ISI

1.      Arti Iman Yang Taat.

a.       Iman yang taat adalah iman yang diawali dengan pendengaran akan firman Tuhan (ay. 1).

Saat seseorang mendengar firman Tuhan dengan sungguh-sungguh, maka akan timbul iman di dalam hatinya. Rasul Paulus berkata : Iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus (Rm. 10:17). Bahwa tanpa mendengar Firman Allah, maka seseorang takkan memiliki iman.

b.      Iman yang taat adalah iman yang di akhiri dengan sebuah tindakan (ay. 4)

“Lalu pergilah Abraham seperti yang difirmankan Tuhan kepadanya”. “Lalu Nuh melakukan semuanya itu, tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya” (Kej. 6:22). Simon berkata: Guru, telah sepanjang malam kami telah menjala ikan tetapi tidak mendapat apa-apa, tetapi karena engkau yang menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga (Luk. 5:5).

 

2.      Cara hidup orang dengan iman yang taat

Setiap orang memiliki cara untuk menjalani hidupnya. Seseorang berkata: “Aku sudah mengikut Tuhan dengan baik, tapi hidupku seperti ini saja sementara banyak orang yang tidak mengikut Tuhan tetapi ia bisa sukses”. Pertanyaannya: Apakah anda telah maksimal dalam melakukan sesuatu? Jangan-jangan orang yang anda bilang tidak mengikut Tuhan itu lebih disiplin, rajin, dan pekerja keras dari anda. Dia punya cara dalam hidupnya, jika dia tanpa Tuhan bisa sukses maka seharusnya  anda lebih dari itu. Bagaimana cara hidup orang dengan iman yang taat?

a.       Taat dengan pimpinaan Tuhan (ay. 4). Orang taat tidak banyak komentar tetapi banyak bertindak. Tuhan berfirman kepada Abraham dan juga kepada Yunus, Abraham taat tapi Yunus lari dari perintah (Yun. 1:1-3)

b.      Selalu hidup dalam hadirat Tuhan (ay.7- 8).

Abraham selalu mendirikan mezbah bagi Tuhan di mana pun ia berkemah (tinggal), di mezbah itu ia selalu berseru memanggil nama Tuhan.

c.       Percaya tanpa syarat (15:6).  Seseorang berkata: Tuhan aku percaya janjiMu tapi…….... Aku yakin pertolonganMu Tuhan tapi……… Jika aku sembuh maka aku akan setia kepadaMu. Seharusnya seorang percaya berkata: Tuhan aku percaya janjiMu walaupun secara manusia itu mustahil terjadi.

d.      Tenang (22:3). Abraham tahu bahwa Ishak adalah milik Tuhan, jadi baik hidup dan matinya juga adalah milik Tuhan sehingga ia tenang (bisa tidur), walaupun keesokan harinya Ishak akan jadi korban bakaran untuk Tuhan.

e.       Bersikap tegas (13:8). Abraham tidak ingin ada masalah antara dirinya dengan Lot, sehingga ia memberi pilihan kepada Lot untuk memilih tanah yang ingin ia tempati.

3.      Hasil bagi orang dengan iman yang taat.

a.       Menerima berkat Tuhan (12:2a,b). Menjadi bangsa yang besar (memilki banyak keturunan), nama Abraham mashyur sampai hari ini bahkan selamanya (Yahudi, Kristen dan Islam sangat menghormati walaupun dengan cara pandang berbeda) dan memiliki banyak harta (13:6). Dan yang terutama beroleh berkat sorgawi (Luk. 16:22).

b.      Menjadi berkat atas dunia (12:2c, 22:18). Oleh iman Abraham bangsa Israel diberkati (diberikan negeri yang kaya madu dan susu (Yos. 5:6) walaupun ia sendiri tidak menikmatinya. Bahkan lebih dari pada itu, iman Abraham menjadi berkat secara rohani bagi seluruh dunia lewat kelahiran Kristus (Mat. 1:1).

C.   KESIMPULAN

Iman yang taat bukanlah ungkapan semata tetapi suatu proses perjalanan yang panjang dan berliku. Dibutuhkan suatu sikap yang sungguh-sungguh di dalam menjalaninya, sebab selain berkat Tuhan juga mengizinkan tantangan dan masalah yang selalu datang silih berganti. Bahkan untuk mendapat suatu berkat sering sekali penderitaan dan masalah datang terlebih dahulu. Untuk merasakan manisnya sebuah durian tidak jarang tangan kita terluka, untuk mendapatkan mata air pemuas dahaga di sebuah telaga maka harus di dahului dengan sekop dan cangkul penderitaan. Mari jalani hidup dengan iman   yang taat sampai kita kembali pada kekekalan. AMIN.   

Sunday, February 4, 2024

Mendengar dan Melakukan Firman Tuhan

 

Thema            : Mendengar dan Melakukan Firman Tuhan

Nats                : Yak. 1:22-25

Oleh                : Pdt. Nelson Sembiring, M. Th.

 

 

1.      Tiga tahapan Firman Allah dalam kehidupan manusia.

a.       Firman Allah harus di dengarkan (ay. 22).

Rasul Paulus berkata : Iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus (Rm. 10:17). Bahwa tanpa mendengar Firman Allah, maka seseorang takkan memiliki iman.

b.       Firman Allah harus diteliti atau direnungkan (ay. 25).

“Sebab Ezra telah bertekad untuk meneliti Taurat Tuhan” (Ez. 7:10). Dan setiap hari mereka (orang-orang Yahudi di kota Berea) menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian (Kis. 17:11). Bahwa tanpa meneliti, menyelidiki dan merenungkan Firman Tuhan maka banyak orang akan salah dalam memahaminya dan akhirnya keliru dalam bertindak.

c.       Firman Allah harus dilakukan (ay. 22)

“Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman”. Yesus berkata : “Dan setiap orang yang mendengar perkataan-Ku dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu (Mat. 7:24). Bahwa melakukan firman Tuhan adalah puncak dari tahapan firman Allah dalam kehidupan manusia. Tanpa melakukan apa yang di dengar dan diteliti maka semuanya akan menjadi sia-sia.

 

2.      Sikap manusia dalam merespon Firman Allah.

a.       Menolak firman Allah

Bangsa Israel menolak firman Allah yang diberitakan oleh Yeremia (Yer. 8:9).

b.      Mendengar tetapi tidak fokus

Ada seorang pemuda bernama Euthikus tertidur saat mendengar firman Tuhan yang disampaikan Rasul Paulus (Kis. 20:9)

c.       Mendengar tetapi tidak melakukannya (ay. 23)

Yunus mendengar Firman Tuhan yang menyuruh dia pergi memberitakan Injil ke kota Niniwe, tetapi ia lari ke Tarsis (Yun. 1:1-3).

d.      Mendengar dan melakukannya (ay. 25)

“Lalu Nuh melakukan semuanya itu, tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya” (Kej. 6:22). Simon berkata: Guru,  sepanjang malam kami telah menjala ikan tetapi tidak mendapat apa-apa, tetapi karena engkau yang menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga (Luk. 5:5).

 

3.       Hasil respon manusia terhadap firman Allah.

a.       Saat manusia menolak maka ia akan berada dalam suatu masalah yang besar. Saat bangsa Israel menolak firman yang disampaikan Yeremia maka mereka diizinkan Tuhan untuk masuk kedalam pembuangan di Babel.

b.      Saat tidak fokus maka Euthikus mengalami situasi yang tidak baik. Jatuh dari jendela lantai tiga dan akhirnya mati. Kleopas dan temannya dalam perjalanan ke Emaus tak mengenal Yesus yang menemani mereka saat berjalan.

c.       Saat mendengar tetapi tidak melakukannya maka Tuhan akan memberi disiplin kepadanya. Tuhan mendatangkan seekor ikan besar untuk menelan Yunus.

d.      Saat mendengar dan melakukan maka akan berbahagia (ay. 25). Berbahagialah orang yang membaca, mendengar dan melakukan Firman Tuhan (Why. 1:3). Saat Nuh melakukan perintah Tuhan, maka ia dan seisi rumahnya selamat dari air bah. Saat Simon Petrus melakukan perintah Tuhan maka ia mendapatkan berkat yang sangat banyak (ikan) bahkan berkat rohani diampuni dosanya dan dijadikan hamba Tuhan.

 

Saturday, December 9, 2023

Dialah Allah Imanuel

Thema             : Dialah Allah Imanuel

Nats                : Mat. 1:23

Oleh                : Pdt. Nelson Sembiring, M. Th.


 

Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” – yang berarti: Allah menyertai kita.

 

1.      Arti Imanuel

Imanuel berasal dari bahasa Ibrani. Im artinya kita Nu artinya menyertai El artinya Allah. Ada 3 kali kata Imanuel dicatat dalam Alkitab yaitu Yes. 7:14, 8:8 dan Mat. 1:23. Artinya mulai dari PL sampai PB bahkan sampai hari ini Allah hadir menyertai umatNya.

2.      Bagaimanakah cara Allah menyertai umatNya

a.       Mengutus seorang penolong (malaikat) untuk menolong Yusuf (ay. 20)

Malaikat memberikan penjelasan kepada Yusuf tentang situasi yang dialami oleh Maria tunangannya. Dalam PL malaikat Tuhan juga datang mengantar roti kepada Elia (1 Raj. 19:5-6). Tuhan mengutus burung gagak untuk mengantar daging dan roti kepada Elia (1 Raj. 17:4-6). Artinya Tuhan bisa mengutus siapapun untuk memberikan pertolongan kepada umatNya dalam hal-hal jasmani. Apa masalah kita hari ini? Ekonomi, keluarga, kesehatan. Tuhan memiliki banyak cara untuk menolong dan menyertai kita dengan cara yang ajaib.

b.      Mengutus anakNya untuk menyelamatkan manusia dari dosa (ay. 21).

Dosa telah memisahkan manusia dari kasih Allah. Hidup manusia begitu nyaman saat diciptakan di Taman Eden. Tetapi dosa telah merusak semuanya. Paulus mencatat bahwa upah dosa adalah maut (Rm. 6:23). Untuk menyelesaikan masalah dosa maka Allah sendiri datang ke dalam dunia. Mengapa harus menjadi manusia? Karena manusialah yang bebuat dosa dan posisinya harus digantikan oleh seorang manusia yang tak berdosa. Di dunia banyak manusia tetapi semua berdosa, di surga ada yang tak berdosa tetapi bukan manusia. Maka Allah turun menjadi manusia, sehingga sekarang ada manusia yang tak berdosa namaNya Yesus dan Dialah yang menjadi pengganti manusia dalam menerima murka Allah sehingga kita beroleh keselamatan. Siapa yang beroleh keselamataan? Tentu yang mau menerimaNya (Yoh. 1:12).

3.      Bagaimana respon kita dengan penyertaan Allah?

a.       Tulus hati (ay. 19). Artinya jujur dan tidak berpura-pura.

b.      Penuh pertimbangan (ay. 20). Artinya tidak terburu-buru dalam mengambil sebuah keputusan dan tindakan, terlebih dalam situasi galau.

c.       Melakukan perintah Tuhan (ay. 24)

Abraham taat ketika dipanggil Tuhan, maka ia menjadi bapa orang beriman. Elia taat maka hidupnya dipelihara Tuhan bahkan diangkat Tuhan ke surga tanpa kematian. Simon taat dan menebarkan jala sehingga banyak ikan yang ia dapat (Luk. 5:6).  Yusuf taat sehingga ia dan Maria dipakai oleh Tuhan menjadi alatNya untuk kelahiran Juruselamat dunia.

Monday, October 30, 2023

Berbahagialah Yang Miskin Dihadapan Allah

 

Thema            : Berbahagialah Yang Miskin Dihadapan Allah

Nats                : Mat. 5:3

Oleh                : Pdt. Nelson Sembiring, M. Th.

 

“Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga”

1.      Apakah arti miskin?

Menurut KBBI miskin berari tidak memiliki harta, serba kekurangan (berpenghasilan sangat rendah). Lukas mencatat ada seorang pengemis yang miskin yang mengharapkan pemberian orang kaya untuk sekedar makan (Luk. 16: 20).

2.      Apakah arti miskin dihadapan Allah?

Miskin di hadapan Allah tidak sedang menunjuk pada kondisi perekonomian yang lemah tetapi menunjuk suatu keadaan manusia yang terpuruk dalam dosa sehingga:

a.       Manusia membutuhkan kasih karunia dari Tuhan (2 Kor. 8:9)

Tanpa kasih karunia dari Allah maka manusia akan tegadai di dalam dosa dan masuk ke dalam neraka (1 Kor. 6:20).

b.      Manusia membutuhkan keselamatan yang datang dari Tuhan (Why. 3:18). Bahwa sekalipun manusia memiliki segala harta dunia tapi tanpa Tuhan ia akan binasa (Why. 3:17, Mat. 16:26)  

3.      Orang miskin dan kaya berhak beroleh Kerajaan Sorga.

Nats di atas mengatakan bahwa orang miskin yang empunya Kerajaan Sorga. Apakah orang kaya tidak akan masuk Kerajaan Sorga?

a.       Lazarus yang miskin masuk Kerajaan Sorga (Luk. 16:22). Apakah ia masuk Kerajaan Sorga karena ia miskin selama di dunia? Dia beroleh Surga karena percaya dan menerima Yesus sebagai Juruselamatnya.

b.      Seorang pemuda kaya tidak beroleh keselamatan (Mrk. 10:22-23). Apakah pemuda itu tidak masuk kerajaan Allah karena ia kaya? Ia tidak masuk Kerajaan Allah karena tidak mau mengikut Yesus.

c.       Yusuf Arimatea yang kaya menjadi murid Kristus (Mat. 27:57). Sebagai murid Kristus yang benar (Luk. 23:50) maka akan beroleh Kerajaan Sorga. Apakah karena kaya ia beroleh Sorga? Ia beroleh sorga karena menjadi murid Kristus.

d.      Jemaat Laodikia yang kaya ingin dibuang Tuhan (Why. 3:15-16). Mengapa Tuhan mengancam akan memuntahkan jemaat Laodikia? Apakah karena mereka kaya? Karena mereka tidak sungguh-sungguh dalam mengikut Tuhan.  

Tuesday, October 17, 2023

Kepedulian Terhadap Hamba Tuhan

 

Thema            : Kepedulian Terhadap Hamba  Tuhan

Nats                : 2 Raj. 4: 8-13

Oleh                : Pdt. Nelson Sembiring, M. Th.

 

 

1.      Apakah arti kepedulian terhadap hamba Tuhan?

Kepedulian terhadap hamba Tuhan adalah suatu sikap memperhatikan bahkan menyiapkan apa yang dibutuhkan oleh seorang hamba Tuhan dalam pelayanannya. Perempuan Sunem berkata kepada suaminya: Aku tahu orang yang selalu datang kepada kita itu adalah Abdi Allah. Baiklah kita membuat sebuah kamar baginya (2 Raj. 4:9-10). Bahwa perempuan Sunem dan suaminya memiliki perhatian bagi seorang hamba Tuhan yaitu Elia.

 

2.      Apakah bentuk kepedulian yang dapat dilakukan jemaat kepada Hamba Tuhan?

a.       Menghormati hamba Tuhan.

Ketika perempuan Sunem melihat Elisa maka ia mengundangnya untuk datang ke rumahnya (ay. 8b). Artinya bahwa perempuan Sunem itu menghormati Elisa saat lewat di depan rumahnya, ia di sapa bahkan diminta untuk singgah di rumahnya. Hal yang sama juga dilakukan oleh kepala penjara Pilipi kepada Paulus dan Silas, saat ia tahu bahwa mereka adalah hamba Tuhan maka ia tersungkur dihadapannya (Kis. 16:29)

b.      Menyiapkan kebutuhan bagi hamba Tuhan.

Ketika perempuan Sunem mengundang Elisa ke rumahnya maka ia menyiapkan apa yang menjadi kebutuhanya.

·      Menyiapkan makanan bagi Elisa (ay. 8b). Berapa kali disiapkan? Berulang kali, setiap Elisa melayani ke daerah itu bagi dia selalu disiapkan makan oleh perempuan Sunem (ay. 8b). Hal serupa juga dilakukan oleh kepala penjara Pilipi, saat mengetahui bahwa Paulus dan Silas adalah seorang hamba Tuhan, mereka dibawa kerumahnya dan disiapkan makanan bagi mereka (Kis. 16:34).

·      Menyiapkan tempat tinggal bagi Elisa (ay. 10a). Perempuan Sunem menyiapkan sebuah kamar bagi Elisa sebagai tempat ia beristirahat saat melakukan pelayanan.

·      Menyiapkan berbagai peralatan untuk Elisa (ay. 10b). Perempuan Sunem menyiapkan tempat tidur, meja, kursi dan kandil di kamar Elisa agar ia bisa beristirahat dan mempersiapkan segala sesuatu di sana dengan baik.

 

3.      Hasil bagi seorang yang memiliki kepedulian terhadap hamba Tuhan.

Jika berhitung secara ekonomis maka saat seseorang peduli dan memperhatikan kebutuhan hamba Tuhan maka pastilah dia harus rela kehilangan sebagian miliknya untuk dibagi kepada hamba Tuhan tersebut. Tetapi jika ia memahami cara kerja Tuhan sesungguhnya saat itu ia sedang membuka pintu berkat dari Tuhan. Ini faktanya:

a.       Perempuan Sunem memperoleh keturunan melalui doa Elisa (ay. 14-17)

Secara logika perempuan Sunem tidak lagi mungkin mempunyai anak, karena suaminya sudah tua (ay. 14). Melalui doa (perkataan) Elisa akhirnya perempuan itu mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki (ay. 17). Artinya jika saja perempuan Sunem tidak peduli saat Elisa selalu lewat depan rumahnya maka dia takkan mendapat berkat keturunan dari Tuhan.

b.      Anak perempuan Sunem diselamatkan dari kematian.

Setelah anak perempuan Sunem itu besar suatu kejadian menimpanya sehingga ia mati (ay. 20). Kemudian datanglah Elisa dan berdoa sehingga anak itu hidup kembali (ay. 33-35).

c.       Perempuan Sunem dan keluarganya beroleh keselamatan dari Tuhan.

Secara jasmani perempuan sunem dan keluarga dipelihara oleh Tuhan. Ia, suami dan anaknya dijaga oleh Tuhan melalui doa-doa nabi Elisa. Dan akhirnya keluarga ini menyembah Tuhan melalui kehadiran Elisa di keluarganya (ay. 37). Tentulah saat ia tersungkur dan menyembah di depan Elisa maka sesungguhnya ia menyembah dan tersungkur dihadapan Allah. Percaya kepada Allah dan menerima Allah dalam hidup mereka.

Wednesday, October 4, 2023

Rumus mendapatkan berkat Tuhan

 

Thema            : Rumus mendapatkan berkat Tuhan

Nats                : 1 Taw. 29:11-12

Oleh                : Pdt. Nelson Sembiring, M. Th.

 

 

1.      Apakah yang dimaksud dengan berkat Tuhan?

a.       Berkat Tuhan adalah hal yang kita nikmati selama hidup di dunia. Allah berjanji kepada Abraham: Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur (Kej. 12:2a-b). Tuhan selalu berkata kepada bangsa Israel melalui Musa bahwa mereka akan menikmati suatu negeri yang kaya madu dan susu (Kel. 33:3a). Firman Tuhan kepada Daud bahwa : anak cucu orang benar takkan menjadi peminta-minta (Maz. 37:25). Ini berarti bahwa berkat Tuhan berbicara tentang hidup secara jasmani.

b.      Berkat Tuhan adalah hal yang kita nikmati setelah kita meninggalkan dunia. Allah berfirman kepada Abraham: dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat (Kej. 12:3c). Perjanjian Baru di awali dengan nama Abraham: Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham (Mat. 1:1). Bahwa Yesus sebagai keturunan Abraham menjadi jalan bagi dunia untuk mencapai surga. Kata Yesus kepadanya: “Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham” (Luk. 19:9). Ini berarti bahwa berkat Tuhan berbicara tentang hidup secara rohani.

 

2.      Bagaimanakah rumus mendapatkan berkat Tuhan?

a.       Berkat Tuhan secara rohani.

Berkat itu sudah disediakan oleh Allah saat manusia jatuh ke dalam dosa (Kej. 3:15) dan dinyatakan saat Firman turun menjadi manusia (Yoh. 1:14). Artinya berkat itu adalah anugerah dari Allah dan manusia hanya memberikan respon untuk mendapatkannya. Apa responnya? Percaya dan menerima Firman yang menjadi manusia itu (Yoh. 1:12).

b.      Berkat Tuhan secara jasmani. Untuk beroleh berkat secara jasmani rumusnya adalah?

·      Meminta hikmat kepada Allah (1 Raj. 3:12). Saat salomo meminta hikmat maka Allah memberikannya bahkan apa yang tak diminta pun Tuhan berikan (1 Raj. 3:13).

·      Fokus pada Tuhan bukan pada pekerjaan (Ams. 10:22). Artinya jangan menyusahkan diri dengan pekerjaan sehingga waktunya Tuhan pun kita gunakan untuk banting tulang.

·      Mengkombinasikan doa dan usaha (Yer. 29:7). Bahwa apa yang sudah kita doakan harus dikerjakan dengan sungguh-sungguh dan apa yang akan dikerjakan juga harus didoakan dengan serius.

·      Mengutamakan mencari Kerajaan Allah (Mat. 6:33). Saat kita mengutamakan aspek rohani, maka Tuhan akan menyediakan perkara jasmani dalam kehidupan kita.

·      Melakukan hal yang di suruh Tuhan (Luk. 5:5). Simon melakukan perintah Tuhan Yesus walaupun bertentangan dengan apa yang ia pikirkan. Dan hasilnya memang diluar dugaan Simon (Luk. 5:6).

.    Jujur (Ayub 1:1). Banyak orang menghalalkan segala cara untuk beroleh kekayaan. Bahkan ada yg berkata: Jangankan uang halal, uang haram pun sulit mendapatkannya. Tapi dengan hidup jujur Ayub diberkati Tuhan secara luar biasa.

 

3.      Mengapa ada orang yang diberkati secara jasmani padahal ia tidak hidup dalam Tuhan?

a.       Karena Tuhan memberkati seluruh dunia dalam aspek umum. Bahwa Tuhan memberikan matahari dan menurunkan hujan bagi orang yang jahat dan orang yang baik (Mat. 5:45). Jika orang baik tidak memanfaatkan matahari dan hujan yang diberikan Tuhan, sementara orang jahat memanfaatkannya dengan baik, maka secara jasmani orang jahat akan lebih menikmati hidup dari pada orang baik. Tapi yang pasti berkat secara khusus (keselamatan) tidak akan menjadi milik orang jahat (tidak percaya).

b.      Karena Iblis pun bisa memberkati manusia secara jasmani. Yesus mendapat tiga tawaran berkat dari iblis. Tawaran kekuasaan (mengubah batu menjadi roti, Mat. 4:3), tawaran popularitas/ketenaran (Menjatuhkan diri dari bubungan bait Allah, Mat. 4:5-6), tawaran harta kekayaan (Memberikan semua kekayaan dunia, Mat. 4:8-9). Dan iblis pun bisa datang seperti malaikat terang (2 Kor. 11:14). Tapi apa yang diberikan oleh iblis akan ia minta kembali melebihi apa yang ia berikan.